Kehadiran Highguard sebagai game shooter Mutakhir besutan Wildlight Entertainment memicu beragam Perdebatan Sebelum perilisannya Hingga tanggal 26 Januari lalu.
Salah satunya adalah mantan staf yang sempat Karena Itu perbincangan lantaran sempat tantrum mengenai gamenya kepada gamer. Dan Mutakhir-Mutakhir ini, staf tersebut akhirnya merilis permintaan maaf mengenai hal tersebut lewat media sosial.
Detail Permintaan Maaf Di Mantan Staf Highguard
Melewati akun X, Josh Sobel selaku mantan Technical Artist dan Rigger game Highguard memposting cuitan Mutakhir yang sempat menghilang Sesudah pernyataan kontroversialnya Di gamer mengenai kegagalan game.
Lewat cuitannya, Sobel mengakui semua ucapannya tersebut disampaikan secara buruk sebagai akibat Di keadaan sulit studio, mulai Di pemecatan karyawan hingga penarikan dana game sebagai tumpuan mereka.
Ia juga berkata “ada banyak hal yang terlibat” Di kegagalan Highguard baik Di Di maupun luar perusahaan, jauh Sebelumnya adanya “akses Hingga permasalahan” tersebut dan ingin mengevaluasinya agar Karena Itu lebih baik.
Tapi Di semua itu, Sobel mengaku ia tantrum lantaran stress berlebihan Sesudah gagalnya perilisan game. Berikut pernyataannya Hingga bawah ini:
Sebagai informasi tambahan, Highguard dikabarkan Berencana menutup servernya Hingga tanggal 12 Maret mendatang. Gimana pendapatmu tentang permintaan maaf mantan staf game ini, Brott?
Baca juga informasi Menarik Perhatian Gamebrott lainnya Yang Terkait Bersama Berita Game atau artikel lainnya Di Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
Artikel ini disadur –> Gamebrott.com Indonesia: Sempat Tantrum, Mantan Staf Highguard Minta Maaf Kepada Gamer











