Jakarta –
Laga esports PUBG Mobile Internasional Open Southeast Asia (SEA) Finals S2 telah berakhir. Gelar Mendominasi diraih Dari Sharper Esports.
Akan Tetapi hasil tersebut menjadi perdebatan Di komunitas PUBG Mobile Di Indonesia. Banyak Bersama Fans yang menilai kalau tindakan Sharper Esports Di Liga ini tidak Menunjukkan rasa hormat kepada Regu lawan.
Dari Sebab Itu, Di 13 September 2026, merupakan hari terakhir digelarnya PMGO SEA Finals S2. Di hari itu, seluruh Regu bermain sebanyak tujuh game. Akan Tetapi bila dijumlah Bersama hari pertama, total ada 19 game yang dimainkan seluruh partisipan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikINET Bersama tayangan ulang PMGO SEA Finals S2 Di kanal YouTube PUBG Mobile Indonesia dan Instagram resmi PUBG Mobile Esports ID, Senin (14/9/2026), penyebab kemarahan gamer PUBG Mobile Di Tanah Air terjadi Di match Di-16 (jika dihitung Bersama hari pertama) atau match keempat Di hari terakhir. Kejadiannya Di map Erangel, ketika memasuki late game.
Di late game, tersisa dua Regu yang berjibaku Bagi meraih winner winner chicken dinner (WWCD). Dua Regu yang dimaksud ialah Bigetron by Vitality, Regu asal Indonesia, dan Sharper Esports Bersama Thailand.
Ketika Lagi baku tembak, Bigetron berhasil unggul secara pemainan. Di menit Di-28, granat yang dilemparkan BTR Zetaxzz connect Di Manajer Sharper, yakni SP Ch4co dan SP Sakura. Bersama cepat dua Manajer Sharper tersebut dipulangkan Di arah lobby.
Lalu Di Sharper hanya menyisakan dua Manajer, salah satu Di antaranya harus knock Sebab terkena blue zone. Manajer ini adalah SP Nc2.
Kejadian yang membuat para Fans PUBG Mobile Di Indonesia geram adalah ketika SP Nc2 diduga sengaja menggunakan fitur surrender atau menyerah. Bersama Langkah Tersebut Bigetron tidak bisa Memperoleh tambahan Skor kill.
Padahal, ketika itu Manajer Bigetron, Zetaxzz, Lagi melakukan spray menggunakan AUG Di arah SP Nc2, tetapi secara tiba-tiba bar darahnya hilang dan dinyatakan mati Sebab blue zone.
Singkat cerita, Sharper Esports dinyatakan Mendominasi, Sebab berhasil menjadi Regu Bersama Skor terbanyak Di Di partisipan lainnya. Mereka sukses mengantongi 148 Skor Bersama akumulasi 101 Skor elims dan 47 Skor placement.
Sambil Itu Bigetron by Vitality ada Di Pangkat kedua. Hal yang membuat sakit hati para Fans adalah hasil akhirnya Menunjukkan kalau Bigetron Memperoleh total 147 Skor.
Itu artinya, selisihnya Bersama Sharper hanya 1 Skor, Supaya Aksi Massa SP Nc2 yang diduga menggunakan fitur menyerah dinilai tidak menghormati Regu lawan. Jika hal itu tidak dilakukan, maka ada kemungkinan Skor Bigetron dan Sharper sama.
Apabila poinnya sama-sama 148, maka Akansegera terjadi tiebreaker. Mengacu Di aturan tiebraker, penentuan juaranya berdasarkan peroleh WWCD. Maka, seandainya ada perubahan Di klasemen akhir PMGO SEA Finals 2026, gelar juaranya diraih Dari Bigetron by Vitality.
Pertanyaannya ada dua, apakah SP Nc2 benar-benar menggunakan fitur surrender? Lalu, jika memang dirinya memakai fitur ini, apakah memang boleh menggunakannya Di Liga?
Sambil Itu ini, pihak PUBG Mobile Esports belum Memberi keterangan resmi. Dari Sebab Itu para Fans game ini Di Indonesia masih harus bersabar menunggu konfirmasi Lebih Jelas Bersama pihak penyelenggara.
(hps/fay)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Inet.detik.com Indonesia: Drama Mendominasi PMGO SEA Finals S2, Sharper Esports Dinilai Tidak Respek











